Perjuangangan Diplomasi Indonesia merebut Irian Barat

Dalam konferensi Meja Bundar yang ditandatangani pada tanggal 2 November 1949, antara lain menetapkan hal-hal yang berkaitan dengan Irian Barat, yaitu sebagai berikut.
  1. Belanda mengakui kedaulatan RIS atas Indonesia, kecuali Irian Barat.
  2. Tentang Irian Barat akan diserahkan kepada indonesia satu tahun setelah KMB.
Berdasarkan keputusan KMB tersebut, kedaulatan Irian Barat akan diselesaikan setahun setelah penyerahan kedaulatan RIS. Antara tahun 1950-1953 dilaksanakan perundingan bilateral antara indonesia dan Belanda. Namun usaha tersebut mengalami kegagalan. Ketika kabinet Ali Sastroamijoyo yang memegang pemerintah saat itu membawa masalah bagi Irian Barat ke forum PBB. Namun usaha ini tidak membawa hasil. Kabinet Burhanudin Harahap meneruskan usaha kabinet terdahulunya melalui sidang Majelis Umum PBB. Belanda menanggapinya dengan pernyataan bahwa masalah Irian Barat merupakan masalah bilateral antara Indonesia dengan Belanda. Belanda bahkan memberikan usul bahwa Irian Barat akan ditempatkan di bawah UNI Indonesia-Belanda. Usul tersebut tidak dapat diterima oleh pemerintah indonesia. Selain melalui forum PBB, bangsa Indonesia membawa masalah Irian Barat dalam forum konferensi Asia Afrika. arena perjuangan melalui jalur diploamasi tidak membawa hasil, maka bangsa Indonesia menempuh cara lain.
Perjuangangan Diplomasi Indonesia merebut Irian Barat 9out of 10 based on 34576 ratings. 9 user reviews.

0 comments

Post a Comment